Tips Fotografi Portrait Luar Ruangan

Kualitas portrait atau potret yang diambil outdoor dapat ditingkatkan jika ingat beberapa tips dalam artikel ini. Fotografi potret outdoor adalah salah satu cara yang paling fleksibel dan menyenangkan mengambil gambar, dari potret yang diambil saat travelling sampai potret anak-anak yang sedang bermain.

Berikut adalah beberapa tips yang saya gunakan saat mengambil potret luar ruangan:

  • Nyalakan flash. Selama subyek yang diambil gambarnya berjarak cukup dekat (sekitar 4 meter), bayangan yang diakibatkan dari hard light dari matahari akan berkurang. Jika matahari berada di belakang subyek, flash akan menerangi wajah mereka.
  • Posisikan subyek sehingga mereka tidak melihat langsung ke matahari. Jika tidak, subyek tersebut akan menyipitkan matanya dan menghasilkan potret yang kurang bagus. Tentukan arah subyek berdiri dan amati bayangan di wajah mereka, aturlah semenarik mungkin.
  • Lakukan pengambilan pada cuaca sedikit berawan. Pada saat itu cahaya yang menyinari subyek bersifat lembut dan tidak ada hard light. Potret yang dihasilkan akan sangat bagus (terutama saat matahari terbit atau menjelang terbenam).
  • Posisikan subyek di tempat yang teduh dengan latar belakang sinar matahari. Subyek akan terlihat makin menonjol, dan mereka tidak akan menyipitkan mata.
  • Gunakan lensa tele berukuran sedang. Kecuali jika diinginkan efek yang tidak biasa, gunakan zoom atau lensa dalam kisaran 80-135mm. Potret yang didapatkan akan memiliki proporsi wajah yang baik. Hidung dan telinga tidak membesar (mengalami distorsi).
  • Mendekatlah ke subyek. Jadikan subyek sebagai fitur utama dalam foto.
  • Pilih latar belakang dengan hati-hati. Pilih yang sederhana atau polos untuk menonjolkan subyek dalam gambar. Jika ingin menampilkan subyek beserta pemandangan yang ada di sekitarnya, gunakan rule of thirds.
  • Ambil gambar sejajar dengan subyek. Ketika mengambil gambar anak-anak atau hewan peliharaan, ambilah gambar dari tingkat ketinggian yang sejajar dengan tinggi mereka, dengan demikian potret yang dihasilkan memiliki ukuran yang tepat dan kita dapat melihat kehidupan dari sudut pandang mereka.
  • Tunjukkan aksi subyek. Mintalah subyek untuk melakukan sesuatu. Mintalah mereka berinteraksi dengan lingkungan; lempar batu di sungai, menyentuh air mancur atau bermain dengan peliharaan. Dengan cara ini potret yang dihasilkan akan lebih alami.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s