Memahami Long Exposure Photography

Ada beberapa gaya dan teknik dalam fotografi dan salah satu di antaranya adalah Long Exposure Photography (fotografi dengan exposure yang lama) yang merupakan salah satu cara paling keren mengambil gambar. Dengan teknik ini kita mungkin mendapatkan gambar yang menakjubkan dari kembang api, aliran air atau lalu lintas jalan.

Teknik ini melibatkan exposure yang lama yang menghasilkan efek seperti siluet transparan.

Apa itu Long Exposure Photography (LEP)?

LEP mengacu pada shutter speed yang lama. Shutter speed yang lama merupakan teknik khusus untuk mengambil foto dengan membuka shutter kamera untuk waktu yang lama. Hal ini memungkinkan lebih banyak cahaya memasuki kamera sampai shutter tertutup. Secara teknis, kamera membaca lebih banyak data dari subyek, mengumpulkan detail-detail, dan menciptakan efek yang luar biasa.

LEP sering digunakan pada malam hari, ketika tidak ada banyak pencahayaan alami. Namun, teknik ini juga dapat digunakan pada siang hari untuk memberikan efek lembut seperti air yang mengalir atau awan yang bergerak.

Teknik yang terlibat dalam LEP adalah menggunakan pemandangan yang di dalamnya terdapat dua obyek, satu diam dan lainnya bergerak. Misalnya jalan raya. Ada kendaraan yang bergerak dan benda yang tidak bergerak seperti pohon dan bangunan. Ketika shutter terbuka untuk jangka waktu yang lama, efek seperti jejak cahaya kendaraan akan diciptakan.

Memahami Long Exposure Photography

Jejak kendaraan di malam hari

Berikut ini beberapa fitur dan alat yang diperlukan untuk LEP:

Shutter Speed

Untuk mengambil foto LEP, kamera membutuhkan shutter speed yang lebih lama, hingga beberapa menit atau bahkan satu jam.

Mode Manual

Saat mengambil foto LEP, pastikan untuk menggunakan mode Manual (M). Dengan begitu, kita akan memiliki kontrol penuh atas pengaturan di kamera – seperti aperture dan shutter speed. Jika menggunakan mode Auto (A) atau Program (P), kemungkinan gambar yang dihasilkan agak gelap.

Tripod

Tripod sangat penting dalam LEP. Ada kemungkinan kamera goyang saat pengambilan foto. Ketika shutter dibiarkan terbuka untuk waktu yang lama, kita harus memastikan bahwa kamera tidak goyang, jika tidak kita akan kehilangan kualitas foto sehingga menjadi blur.

Jika tidak memiliki tripod, maka dapat menempatkan kamera pada permukaan yang datar dan pastikan bahwa tempat tersebut tidak goyang.

Remote Control

Aksesori lain yang mungkin dibutuhkan adalah sebuah remote control. Kita dapat mengontrol kamera dari jarak jauh untuk menghindari penekanan tombol shutter untuk mengambil foto. Namun, hal ini tidak diperlukan jika kita cukup hati-hati saat menekan tombol shutter.

Iklan

One response to “Memahami Long Exposure Photography

  1. Ping-balik: Tutorial Long Exposure Xiaomi Yi Action Camera - Kameraaksi.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s